Showrommobil : Beberapa hari lalu di awal Ramadan 2025 ini, Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras hingga terjadi genangan bahkan banjir. Tidak sedikit mobil yang terendam genangan air cukup tinggi akibat dari dampak banjir yang melanda ruas jalan ataupun pemukiman rumah warga. Bila mobil kamu mengalami terendam banjir, wajib harus segera ganti oli mesin setelah genangan air surut
Mengapa demikian? Oli mesin mobil memiliki kandungan senyawa khusus yang memiliki daya pelumasan untuk komponen di dalam mesin. Jika mobil terendam banjir secara otomatis air akan masuk ke dalam mesin sehingga menyebabkan tercampurnya oli dengan air. Nah, air yang tercampur dengan oli akan merusak senyawa oli dan menghilangkan daya pelumasannya.
Ketika oli sudah tidak memiliki daya pelumasan, otomatis gesekkan antar komponen di dalam mesin akan lebih besar. Dampaknya, komponen di dalam mesin akan lebih cepat mengalami keausan bahkan bisa cepat panas dan jebol karena gesekkan berlebih. Jadi jika mobilmu sudah terendam banjir alangkah baiknya segera di bawa ke bengkel untuk dilakukan penggantian oli dan pengecekan beberapa komponen lainnya seperti di artikel Mobil Terendam Banjir? Lakukan 5 Pengecekan Pasca Banjir Berikut.
KejuQQ: Situs Judi Online Poker DominoQQ dan BandarQQ Online 
Kuras oli hingga habis
Setelah semua langkah di atas sudah dilakukan, kamu boleh membuka tutup pembuangan oli mesin mobil yang terletak di bawah mobil. Jangan lupa gunakan wadah yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk menampung oli kotor. Upayakan oli benar-benar keluar ke wadah hingga benar-benar tidak ada lagi oli yang menetes.
Ganti filter oli
Penggantian filter oli mobil biasanya dilakukan bersamaan dengan penggantian oli mesin, walaupun ada beberapa pandangan yang mengatakan penggantian filter oli setiap dua kali penggantian oli mesin. Namun menurut kami dengan harga filter oli yang tidak terlalu mahal adalah sangat berisiko membiarkan oli mesin yang bersih terkontaminasi dengan oli kotor yang terdapat pada filter oli, dan resiko filter oli.
Karena jika tersumbat dapat mengakibatkan kerusakan mesin yang parah tidak sebanding dengan harga filter oli baru. Sambil menunggu oli mesin keluar hingga habis, kamu bisa melakukan penggantian filter oli. Biasanya filter oli diganti saat mobil sudah menempuh jarak 10.000 hingga 15.000 km.
Tuangkan oli mesin mobil baru
Bila filter oli yang lama sudah dilepas dan oli lama yang mengalir dari tangki sudah benar-benar habis, maka Sahabat bisa kembali memasang filter oli baru dan jangan lupa juga untuk menutup rapat lagi lubang pembuangan oli. Setelah itu, gunakan corong untuk mengisi oli baru. Pastikan saat melakukan pengisian tersebut, takaran oli sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin. Hindari mengisi oli dengan takaran berlebihan ataupun kurang karena akan sangat membahayakan. Jika Sahabat Garasi ingin melakukan perawatan mobil lainnya, bisa kunjungi website kami di www.garasi.id.
BANDARQ



